Bali, nnews.id – Bali Tech Week 2026 yang digelar 19-23 Oktober 2026 di Bali Beach Convention Center, Sanur, menjadi panggung pembuktian bahwa Indonesia tidak lagi sekadar menjadi pasar teknologi dunia, tetapi mulai membangun kedaulatan digitalnya sendiri. Mengusung tema “Archipelago Ascending — Advance Together, Innovate Further”, acara yang diluncurkan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) ini dihadiri lebih dari 4.000 peserta dari 30 negara.
Berikut 4 inovasi yang paling menyita perhatian:
1. Empat Teknologi Berdaulat dari TelkomGroup
Dalam rangkaian Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 di Jakarta (26-28 Oktober), TelkomGroup resmi meluncurkan Sovereign Digital Technology. Ada empat pilar: AI Ready Data Center sebagai infrastruktur komputasi AI nasional, AI ModelHub untuk akses model AI lokal, National IoT Platform untuk mengintegrasikan jutaan perangkat, dan PaDiSera untuk memperluas pasar UMKM secara digital. CTO Danantara Sigit Puji Santosa menyebut ini adalah langkah untuk memastikan data dan komputasi Indonesia tidak bergantung penuh pada luar negeri.
2. Project NUSA dan Sovereign AI untuk Indonesia 2045
Kolaborasi Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial (KORIKA) menggelar The 6th Artificial Intelligence Impact Summit (AIIS) 2026 di dalam ekosistem Bali Tech Week. Tema besarnya adalah “Sovereign AI for Indonesia 2045”. Salah satu proyek yang diperkenalkan adalah Project NUSA, kolaborasi strategis Indonesia-Singapura untuk menghadirkan kerangka kerja AI yang aman dan terpadu. Pesannya tegas: Indonesia butuh eksekusi AI, bukan lagi sekadar wacana.
3. Anak SMA Ciptakan Dinding Lumut Pemurni Udara
Samsung Electronics Indonesia mengumumkan pemenang Samsung Solve for Tomorrow 2026 pada 29 Oktober. Juara pertama kategori SMA/SMK/MA adalah Tim BryotechAlpha dari SMAN 81 Jakarta dengan karyanya AeroSpora, perangkat dinding lumut pintar yang mampu memurnikan udara. Sementara juara kategori perguruan tinggi diraih Tim I-SEUNG dari Universitas Komputer Indonesia (Unikom) dengan NovaSight, aplikasi pembelajaran matematika berbasis AI yang dirancang khusus untuk siswa tunanetra.
4. SISCAMLING, Inovasi Lokal Anti Penipuan Online
Masih di Bali Tech Week, diperkenalkan 9 inovasi teknologi lokal. Salah satu yang paling relevan dengan kondisi saat ini adalah SISCAMLING (Sistem Cegah Scam Keliling), sistem deteksi penipuan online. Selain itu ada OCTA dan Adelia, asisten AI harian yang fasih berbahasa Indonesia dan memahami konteks lokal.
Menteri Komdigi Meutya Hafid menegaskan, Bali Tech Week bukan sekadar pameran, tetapi flagship event untuk meningkatkan kepercayaan investor global terhadap ekosistem digital Indonesia yang pertumbuhannya kini sangat dipengaruhi oleh AI, data yang kredibel, dan kemitraan strategis.Foto ilustrasi: Bisa pakai foto Bali Tech Week / foto Tim BryotechAlpha
