Jakarta, Nnews.id – Setiap tanggal 28 Oktober, kita tidak hanya memperingati tanggal di kalender nasional. Kita sedang mengulang janji suci yang diucapkan pemuda 97 tahun silam di Jalan Kramat Raya 106, Jakarta: Bertumpah darah satu, tanah Indonesia. Berbangsa satu, bangsa Indonesia. Menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.
Sebagai bangsa, kita patut bangga, Sumpah Pemuda 1928 adalah keberanian. Berani melawan penjajah Belanda yang kala itu sangat kuat. Tapi pertanyaannya, apakah kita benar-benar memahami makna Sumpah Pemuda hari ini, atau hanya sibuk menggelar upacara, memakai pakaian kebangsaan, berfoto, lalu pulang tanpa perubahan?
Jangan sampai kita rajin memperingati sejarah, tapi malas menciptakan sejarah.
Di era digital 2026 ini, realitas pemuda berubah total. Kita hidup di zaman informasi ada di genggaman, pendidikan terbuka, teknologi canggih. Tapi ada ironi besar: banyak pemuda yang sangat melek teknologi, tapi buta hukum.
Mereka viral karena ujaran kebencian, terjerat pinjaman online ilegal, menjadi korban penipuan investasi bodong, terjerumus narkoba, dan terjerat UU ITE karena satu klik di media sosial. Satu klik bisa berakibat pidana.
Inilah makna Sumpah Pemuda yang relevan hari ini: Sumpah untuk cerdas dan melek hukum.
Sumpah Pemuda 1928 adalah perjanjian hukum dan moral antar generasi. Jika dulu para pemuda bersumpah menyatukan Indonesia yang terjajah, maka hari ini di 2026, kita harus bersumpah untuk hal yang lebih konkret:
1. Bersumpah tidak mudah diadu domba hoaks dan politik pecah belah.
2. Bersumpah cerdas bermedia sosial, paham bahwa kebebasan berpendapat ada batas hukumnya.
3. Bersumpah tidak menjadi generasi penonton di tengah carut-marut bangsa.
Jangan hanya merayakan Sumpah Pemuda dengan upacara dan foto Instagram. Itu penting, tapi tidak cukup. Keadilan harus ditegakkan. Mulai dari melek hukum untuk diri sendiri, keluarga, dan lingkungan.
Jika Sumpah Pemuda 1928 berhasil menyatukan bangsa, maka biarlah Sumpah Pemuda 2026 yang kita ucapkan hari ini berhasil menegakkan keadilan di bumi Indonesia yang kita cintai.
Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-97. Bertumpah darah satu, tanah Indonesia. Berbangsa satu, bangsa Indonesia. Menjunjung keadilan untuk semua.
Penulis : Redaksi NNews.id
